Tuesday, 3 May 2022

Merdekalah Walau Tanpa Aku

 Ferdi maran


Ketika aku berlari dengan kata merdeka
kau pejamkan mata saja 
aku akan berkelana sampai mentari meninggalkan senja
disaat itu aku terlelap dengan malam

Jika fajar yang cerah menyambut mu
bayang ku ada disisimu 
mengucapkan selamat pagi
mengusap air matamu yang bercucuran
menghiasi cinta diwajahmu mu
yang masih mekar menantiku

Aku terselimut kata yang bungkam
jika kau dengar suara pedil 
aku telah menyatu dengan malam
aku telah sampai tujuan

Ketika suara merdeka bergema 
menghiasi cakrawala Pertiwi
jangan menunggu diriku
karena ketika fajar menyambut kata merdeka
dan kau tersenyum beku
mungkin aku telah menyatu dengan tanah yang ku
bela
                LEMBATA,29, APRIL,202W
                       PENYAIIRSEPI

1 comment:

Dari Tuhan ke Budak: Sebuah Anatomi Penipuan Besar-besaran

By: Fredy Agama sering disebut jalan kebenaran, sebuah lorong paling terang yang menuntun manusia dengan ritual-ritualnya yang sakral, atau ...