Search This Blog

Featured post

Nietzsche vs Psikologi: Mengapa Kita Tidak Pernah Benar-Benar Mengenal Diri Sendiri?

Oleh: Ferdi Maran. Lembaga pertama yang didedikasikan untuk penelitian “psikologis” dibuka pada abad ke-19, tepatnya pada tahun 1879 di bawa...

Thursday, 10 September 2026

Kenapa Warna?


Manusia selalu mengaitkan warna dengan berbagai hal dalam hidupnya, suasana hati, perasaan, kepribadian bahkan simbol-simbol. Tapi kenapa harus warna? Kenapa harus sesuatu yang sangat disukai anak-anak? Pemakaian warna sebagai simbol sejatinya telah terjadi sejak manusia masih menjadi bagian dari permainan alam, ketika manusia masih menjadi makhluk yang hidup berpindah-pindah. Namun kenapa harus warna? Kenapa tidak sesuatu yang lebih penting atau sesuatu yang lebih menyiratkan?

Perkembangan zaman membuat manusia semakin memperluas pemaknaan dari warna ini, hitam sering manusia gambarkan sebagai simbol kematian dan hal-hal mistis. Kenapa tidak menggambarkan kematian dari benda seperti tulang-belulang? Bukankah lebih masuk akal? Tidak hanya itu, manusia sering menggambarkan seseorang dari warna pakaian, dan bahkan orang (mungkin skizofrenia) yang menentukan kepribadian orang lainnya dengan warna pada auranya. Hal ini mengherankan sebab anak-anak sangat suka dengan warna ini.