Friday, 10 June 2022

DI DERMAGA SANA

Ferdi maran

Di dermaga sana
ia titipkan sejuta rindu
ketika perahu kertas itu berlalu
meninggalkan dermaga kecil itu
rindu terasa mencekam suasana

Di dermaga itu
perlahan tangan menggenggam pilu
sembari memandang perahu kertas
yang semakin menjauh
diselimuti kabut rindu

Di dermaga ini ia titipkan nama itu
sembari melangkah perlahan
sebab hati yang usang itu 
tak dapat lagi dirajut dengan benih kisah

Di sini 
ribuan hening ia serahkan
sedang yang ia nanti tak kembali
mungkin telah hanyut di pulai sebrang
                    

              LEMBATA,3,JUNY,2022
                    PENYAIIRSEPI 

No comments:

Post a Comment

Dari Tuhan ke Budak: Sebuah Anatomi Penipuan Besar-besaran

By: Fredy Agama sering disebut jalan kebenaran, sebuah lorong paling terang yang menuntun manusia dengan ritual-ritualnya yang sakral, atau ...