Sunday, 17 April 2022

Detik Yang Terakhir



Detik demi detik terus berdetak
meninggalkan secarik kenangan dalam cerita itu
masih tertahan pilu yang tak luruh
menyaksikan senja yang kan berlalu

Zona terlalu cepat bergerak
hingga memaksa jingga itu berkelana
dan perlahan memudar tertutup cakrawala

Seakan sedang diuji bertahan
ia masih mengurai cerita itu
menemukan sudut rindu
yang mungkin kandas di lorong waktu

Ia hanya bisa tersenyum beku
saat memungut secarik kisah itu
yang kandas di lorong waktu itu
kemudian beranjak mencari jingga itu
                

            LEMBATA,17, APRIL,2022
                        PENYAIIRSEPI


No comments:

Post a Comment

Dari Tuhan ke Budak: Sebuah Anatomi Penipuan Besar-besaran

By: Fredy Agama sering disebut jalan kebenaran, sebuah lorong paling terang yang menuntun manusia dengan ritual-ritualnya yang sakral, atau ...