Friday, 31 December 2021

Kau berarti bagiku

Ia rapuh bagai cawan 

namun ia lembut ibarat salju 

yang sunyi diselimuti malam yang teduh


Ia hadir bagai air 

yang hanya singgah sementara

namun ia menyimpan makna 

yang tak mampu disampaikan laut

pada badai yang membuatnya marah


Ia hadir bagai pelangi

yang indah dan penuh warna

karena cintanya pada hujan 


Kau berarti bagiku bagiku 

karena kau lebih indah 

dari apapun 


LEMBATA,31,DESEMBER,2021

               PENYAIIRSEPI










Ijinkanlah aku

Aku tak sehebat senja

yang menitipkan mimpimu  pada malam 

yang akan menjemputnya


Aku bukan kepompong 

yang mampu bermetamorfosis

menjadi kupu-kupu yang indah

menghiasi hari-harimu 


Aku juga bukan butiran hujan 

yang mampu menitipkan rindunya

pada setiap ranting yang ia singgah


Tapi ijinkan aku menjadi diarymu

yang selalu kau curahkan keluh kesah mu 

agar aku mampu menjadi pendengar 

yang setia untuk mu. 


LEMBATA, 31, DECEMBER 2021

                   PENYAIIRSEPI











Aku tak ingin menjadi apapun

 Aku ingin menjadi pelangi

yang selalu dititipkan hujan 

setelah ia berlalu


Aku ingin menjadi mentari

yang selalu bersinar

walau kadang tak diinginkan


Aku ingin menjadi hujan 

yang selalu menitip rindu

walau kadang ia murka

karena rindunya tak dihiraukan


aku ingin menjadi diary 

yang selalu ada untukmu

mendengar keluh kesahmu

walau kadang kau melupakanku


Dan aku ingin menjadi diriku

karena aku tahu aku tak mampu

menjadi apa yang kau inginkan

Friday, 24 December 2021

Aku Pecandu Syair

 oleh :Ferdi maran



Aku hanya seorang pecandu syair 

berkelana di setiap sajak mencari cinta sejati yang telah hilang pergi


Aku hanya penunggu sunyi yang duduk sembari bermimpi

apa boleh buat aku tak pandai seperti mereka


Malam berganti menjadi fajar yang ku nanti

dengan senyum di atas bibir pahit ini

aku kembali menjadi pecandu sampul usang ini


Aku menunggu datangnya senja pada tunas kelapa

berpamitan pada setiap jejak yang menatap

sembari menikmati senja yang kian meredup


Tunas kelapa itu menawarkan secangkir rindu

dari selimut senja yang terbungkus kelabu

mengakhiri sajak ku pada praduan yang kian

menemui cinta pada mimpi si pecandu


aku pecandu syair ku lantunkan nada syairku

pada pucuk-pucuk kenari yang menyatu pada syahdu


Sunday, 12 December 2021

Aksara Yang Kesepian

                         Oleh: ferdi maran


Aku bukan sejuta melodi

yang selalu hadir dalam sepi

aku hanya secarik aksara 

yang selalu hadir dalam senja


aku bukan sejuta mimpi 

yang hadir bagai misteri

menghiasi malam sang perajut hari

lalu berlalu karena fajar menjemput


Biarkan aku begini

agar rasa ini bisa abadi

terselimuti malam yang sepi

mengitari hati yang pilu ini


Aku Hampa

                     oleh: ferdi maran


Aku hanyut dalam kehampaan

memandang langit yang perlahan kelabu

ditutupi awan tebal

yang memaksa senja cepat berlalu


Dalam hening aku gelisah

aku tak tau darimana harus mulai

aku hampa dalam takdir hidup


Yang memaksaku untuk tetap terdiam

memandang indahnya seja 

yang dipaksa berlalu oleh kelabu awan itu


Suara malam mulai terdengar

menghiasi hamparan hening 

yang kian berdamai dengan senja


Sementara aku masih terpaku

seolah kehampaan ini sudah takdiku

dan aku hanya bisa berbisik dalam diam

Thursday, 9 December 2021

Terimakasih Tuhan

 

                                        Oleh: ferdi maran


Atas berkat-Mu aku ada di sini

aku menjadi seperti ini

aku mampu berjalan sejauh ini

aku mampu beristirahat di titik yang ini


Tangan-Mu selalu memberkati jalanku

tanpamu aku tak bisa apa-apa

tanpa-Mu aku tak pernah bisa


Tuhan langkaku sekarang hanya sebatas fajar

buatlah aku menjadi pelita yang redup

agar aku mengerti suramnya dunnia ini


Bimbing aku Tuhan agar aku tak tersesat

agar langkahku kuat 

agar duniaku tak sebatas mimpi ini

agar langkahku tak sebatas fajar ini

Tuesday, 7 December 2021

Kala itu

                                    oleh: ferdi maran


Kala itu fajar masih kuraih 

ditemani butiran-butiran ranai 

yang singgah pada pucuk-pucuk rindu

menyapaku sembari tersenyum 


Aku hanyut dalam hening

mencari sunyi disudut-sudut damai

yang hanya sekedar menyapa lalu pergi


Aku masih ada di sini

takkan pernah melangkah ke sana lagi

walau ku tau ia sedang menanti di ujung jalan

namun sunyiku tak merelakan ku pergi



Thursday, 2 December 2021

Surat untuk Tuhan

                                      oleh: ferdi maran


Tuhan....

Aku tak mampu berjalan lagi

mengitari hati yang pilu ini

karna aku hanya fajar yang sunyi


Tuhan....

Aku berlutut memandang cintamu

cinta yang tak mampu ku balas

dengan ego yang ku rajut bersama cinta


Tuhan....

Biar aku berada di sini  

agar citaku tak terbagi dalam sepi

agar rinduku tetap pada cintamu



Dari Tuhan ke Budak: Sebuah Anatomi Penipuan Besar-besaran

By: Fredy Agama sering disebut jalan kebenaran, sebuah lorong paling terang yang menuntun manusia dengan ritual-ritualnya yang sakral, atau ...