Search This Blog

Featured post

Nietzsche vs Psikologi: Mengapa Kita Tidak Pernah Benar-Benar Mengenal Diri Sendiri?

Oleh: Ferdi Maran. Lembaga pertama yang didedikasikan untuk penelitian “psikologis” dibuka pada abad ke-19, tepatnya pada tahun 1879 di bawa...

Friday, 31 December 2021

Kau berarti bagiku

Ia rapuh bagai cawan 

namun ia lembut ibarat salju 

yang sunyi diselimuti malam yang teduh


Ia hadir bagai air 

yang hanya singgah sementara

namun ia menyimpan makna 

yang tak mampu disampaikan laut

pada badai yang membuatnya marah


Ia hadir bagai pelangi

yang indah dan penuh warna

karena cintanya pada hujan 


Kau berarti bagiku bagiku 

karena kau lebih indah 

dari apapun 


LEMBATA,31,DESEMBER,2021

               PENYAIIRSEPI










No comments:

Post a Comment