Sunday, 29 September 2024

SEBUAH KISAH TENTANG RINDU

 SEBUAH KISAH TENTANG RINDU


Aku masih disini

ditempat yang ketika engkau berjanji untuk kembali

menemui aku yang merindu sendirian

hingga kemuning senja pun kuajak menantimu


Aku masih disini, dengan sejuta tanya pada bayang

yang kian pudar ketika mentari meninggalkan bumi

menemui malam untuk memetik mimpiku yang sama seperti kemarin


Aku masih disini, ketika janjimu perlahan memudar 

dari hatimu yang sekarang memilih pergi 

tanpa ada pesan yang kau sematkan sedikit saja


Aku tetap disini, membiarkan kemuning 

menjadi sendiakala yang merahnya menjadi darah

hingga penantianku akan rindu 

tetap mejadi rindu yang tak membuatmu merindu


Aku tak akan beranjak

aku ingin sederet kisah penantianku menuah

seiring punggungku melapuk bersama batukku

yang perlahan menjujung salju 


Membiarkan kerinduanku terkubur antara 

senja dan impian yang selalu merindukan akan

sapamu di antara arunika yang kian bising


lembata,18 agustus 2024 

By:klandestin

No comments:

Post a Comment

Dari Tuhan ke Budak: Sebuah Anatomi Penipuan Besar-besaran

By: Fredy Agama sering disebut jalan kebenaran, sebuah lorong paling terang yang menuntun manusia dengan ritual-ritualnya yang sakral, atau ...