Sunday, 5 November 2023

DELUSI

Aku merebahkan ragaku diantara dedaunan 
yang telah luruh terbuai hembusan angin 
saat musim gugur menyapa diantara bulan juni

Aku membiarkan swastamita berlalu 
hingga jingga menjemput senja diantara 
pilar alam yang berjejer menanti bayangnya pudar

Jiwaku terbuai ketika eufoni memainkan melodinya
diantara padang ilalang yang menari tersapu angin
hingga tak sadar metanoia ku terjebak diantara imajiku
dan meninggalkan aksara pada candramawa ku yang usang

Sukabumi 15,oktober,2023
By: penyaiirsepi


No comments:

Post a Comment

Dari Tuhan ke Budak: Sebuah Anatomi Penipuan Besar-besaran

By: Fredy Agama sering disebut jalan kebenaran, sebuah lorong paling terang yang menuntun manusia dengan ritual-ritualnya yang sakral, atau ...