Aku merebahkan ragaku diantara dedaunan
yang telah luruh terbuai hembusan angin
saat musim gugur menyapa diantara bulan juni
Aku membiarkan swastamita berlalu
hingga jingga menjemput senja diantara
pilar alam yang berjejer menanti bayangnya pudar
Jiwaku terbuai ketika eufoni memainkan melodinya
diantara padang ilalang yang menari tersapu angin
hingga tak sadar metanoia ku terjebak diantara imajiku
dan meninggalkan aksara pada candramawa ku yang usang
Sukabumi 15,oktober,2023
By: penyaiirsepi
No comments:
Post a Comment