Wednesday, 16 March 2022

Belum habis kisahnya

Di ujung jalan kulihat mentari
menyapa para pejalan kaki
di sebrang sana 
nampak seorang penjahit
bertubuh rentan dan tak berdaya

Ia beranjak berjalan 
disusul pereman 
merampas harta yang hanya segenggam
mana budimu wahai manusia 
ia tak berdaya kau injak-injak

Kerasnya dunia berselimut kecewa
berantakan kegelapan dari sudut kota
lubang-lubang jalanan masih mengintai
tak peduli sempitnya jeruji besi
yang akan menyisa diri

LEMBATA,17,MARET,2022
          PENYAIIRSEPI

No comments:

Post a Comment

Dari Tuhan ke Budak: Sebuah Anatomi Penipuan Besar-besaran

By: Fredy Agama sering disebut jalan kebenaran, sebuah lorong paling terang yang menuntun manusia dengan ritual-ritualnya yang sakral, atau ...