Wednesday, 2 March 2022

Aku penyair sepi

                                                      Ferdi maran


Biarkan aku berkarya 

saat senja menjemput malam

karena ia akan datang lagi setelahnya


Biarkan aku bermimpi setinggi langit

saat malam menjemput bintang

karena ia akan datang lagi setelahnya


Aku tak berkarya sendirian 

namun ia bersamaku 

sunyi yang tak pernah bungkam

walau ia memang sepi 

yang tak pernah diam 

walau ia memang terdiam


Goresan kecil yang kau lihat itu

memang tak seindah pelangi mu 

namun tak menghilang 

walau hari kian berganti


       Lembata,2 Maret,2022

               PENYAIIRSEPI

No comments:

Post a Comment

Dari Tuhan ke Budak: Sebuah Anatomi Penipuan Besar-besaran

By: Fredy Agama sering disebut jalan kebenaran, sebuah lorong paling terang yang menuntun manusia dengan ritual-ritualnya yang sakral, atau ...