Friday, 25 February 2022

Puisi untuk dia

 mengenalkan cinta pada senja 

menitip rindu pada mimpi

yang mungkin singgah padanya


awal tanpa sengaja itu 

membuat aku tak bisa melupakannya

melupakan kisah bersamanya 

yang tetap ku kenang selamanya


6 tahun kulalui dalam sepi

menapak jejak-jejak kisah 

yang masih tergores itu

yang takkan hilang dari ingatan


Puisi ini untuk dia 

ku tuliskan dalam cita yang sepi

berharap ia jadi yang pertama

dalam sejuta perjalanan yang ku tempuh


         Lembata,25, February 2022

                     PENYAIIRSEPI

No comments:

Post a Comment

Dari Tuhan ke Budak: Sebuah Anatomi Penipuan Besar-besaran

By: Fredy Agama sering disebut jalan kebenaran, sebuah lorong paling terang yang menuntun manusia dengan ritual-ritualnya yang sakral, atau ...